Mengarsipkan apa saja

  • MOTOR YAMAHA YANG PENSIUN

    Perlahan namun pasti, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mulai meninggalkan varian skuter matik berkapasitas mesin 110cc.

  • Kacang Mede Balut Wijen

    Kacang Mede Balut Wijen Resep Kue Kering Lebaran Aneka Kreasi yang ke 9 adalah resep kue kering kacang mede. Seperti kue kering kembang goyang, kue kacang mede ini juga diolah dengan digoreng.

  • Sate Telur Gulung Pedas

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • Dadar Pare BonCabe

    Dadar Pare BonCabe Bahan-bahan: 3 butir telur ayam (kocok lepas) 1 sachet BonCabe level 15, rasa Original (7gr) garam secukupnya lada secukupnya 3 sendok makan minyak goreng 100gr pare (iris tipis).

  • PERSAINGAN ANTARA AEROX DAN HONDA VARIO

    Beberapa waktu lalu Yamaha Motor Indonesia secara resmi telah meluncurkan skuter matic terbarunya yang bertajuk Aerox 155. Skuter matic tersebut resmi dijual dengan harga Rp 21,85 juta on the road Jakarta.

VW TwinDrive: Kolaborasi Dua Dunia

Seolah tak mau kalah dalam mengembangkan mobil hybrid, Volkswagen mengajak partner dari benua Asia, China tepatnya, untuk bersama-sama meracik mobil hybrid. Langkah Volkswagen menggandeng BYD, salah satu manufaktur besar dari China, telah final. Keduanya sudah memasuki nota kerja sama antara Presdir BYD, Wang Chuanfu dan Presdir Volkswagen AG, Dr. Martin Winterkorn.

Nama BYD tidak asing lagi di kalangan produsen mobil listrik. Pada 2008, manufaktur ini merilis hybrid plug-in yang diberi nama F3DM, yang merupakan satu dari tiga rangkaian produk mobil listrik mereka. F3DM memiliki jarak jelajah 100 km untuk satu kali pengisian baterai (charging). Sementara itu, midsize sedannya, F6, yang mengunakan baterai iron-phosphate mampu diisi 70% dalam waktu 10 menit.

Proyek Golf TwinDrive dimulai pada generasi kelima VW Golf. Kali ini, dengan penyempurnaan teknologi, khususnya pada baterai dan sistem pengisian, VW menerapkanya pada Golf generasi keenam. Proyek yang juga didanai oleh pemerintah Jerman ini bertujuan memaksimalkan fungsi energi yang tersedia dalam sektor transportasi. Pihak Volkswagen menyediakan 20 unit VW plug-in TwinDrive sebagai pilot project.

Kunci dari sistem ini terletak pada kinerja rangkaian penerus daya yang efisien, sehingga tenaga dari dapur pacu, baik E-motor (electrical motor) atau motor bakar konvensional, dapat tersalur sempurna ke roda. Tidak hanya itu, tata letak antar sumber daya juga diperhitungkan agar rugi-rugi mekanis (berkurangnya tenaga akibat friksi atau penyaluran tenaga) dapat pangkas.

Mengandalkan motor listrik bertenaga 176 hp, Golf TwinDrive menggunakan sistem di mana pengemudi dapat memilih mode operasi optimal yang secara spesifik memilih rute dan situasi. Hasilnya, kombinasi efisien antara motor listrik dan mesin konesnvional dapat tercapai.
Tidak seperti tipikal sistem hybrid lainnya di mana motor listrik adalah pelengkap dari motor bakar, “Kenyataanya berbalik, bahwa di TwinDrive motor bakar baik bensin atau diesel berfungsi sebagai suplement E-Motor,” jelas Dr. Martin Winterkorn. Rentang kerja E-Motor TwinDrive sendiri mampu menjelajah 50 km untuk daerah perkotaan, sementara motor bakarnya dipergunakan untuk perjalanan jauh. Sayangnya, Volkswagen masih merahasiakan jenis motor bakar yang tertanam di tubuh Golf Twin Drive.

Meski begitu, VW memberikan gambaran singkat bahwa untuk perjalanan dari Postdam ke Berlin bolak-balik, sejauh 100 km, Golf TwinDrive mengkonsumsi listrik 8KWh ( kilowatt-hours) dan 2,5 liter bahan bakar atau 40 kpl. Nilai ini lebih irit dari klaim Toyota Prius generasi anyar yang mencatat (24,5 kpl) bagi konsumsi mesin bakarnya. Dengan hasil awal ini, VW optimis memproduksi Golf TwinDrive pada 2010.
Bayu Arya

Share:

Rekayasa Mesin Rotary Mazda

Sejarah permobilan mencatat bahwa salah satu penemuan terbaik di sektor pembangkit daya adalah mesin rotary yang dibuat oleh Felix Wankel. Mesin ini terbilang unik, karena pistonnya merangkap sebagai ruang bakar dan memiliki gerak berputar (berotasi), bukan seperti mesin lainnya yang lazim bergerak vertikal ataupun horisontal. Awalnya, mesin rotary dipasang pada pesawat tempur Jerman di era ‘50-an. Baru kemudian, teknologi ini dilirik produsen otomotif, seperti GM, Mercedes-Benz, Rolls-Royce, dan Mazda.

Namun, di antara para manufaktur tersebut, di tangan Mazda-lah lompatan terbesar teknologi mesin rotary terjadi. Melalui Mazda Cosmo Concept, di ajang Tokyo Motor Show 1963, mesin ini menyihir publik karena meski berkapasitas kecil, tenaga dan torsinya cukup besar. Tradisi itu berlanjut hingga kini, di mana mesin rotary adalah jantung pacu wajib untuk mobil sport Mazda RX-series.

Seiring rumor akan hadirnya RX-7 anyar dan RX-8 terbaru di 2010, Mazda terlebih dahulu menggulirkan sumber tenaganya. Mesin ini merupakan generasi anyar jantung pacu berkode 16X, yang diklaim lebih bertenaga dan lebih irit, berkat adanya perubahan desain dan penyematan teknologi baru.

Tahun 2009 ini pun selubung misteri RENESIS (akronim darai Rotary Engine GENESIS) terbaru mulai tersingkap. Ubahan pertama dapat dilihat dari disematkannya teknologi khas Mazda, DISI (Direct Injection Spark Ignition). Pada dasarnya, sistem injeksi ini akan mencampur terlebih dahulu udara dan bensin, sebelum disuntikkan ke ruang bakar. Tujuannya, agar torsi tetap terjaga di segala putaran. Walhasil, karena torsi yang dihasilkan konstan, mobil pun akan berakselerasi lebih cepat.

Ubahan berlanjut dengan penggunaan dua busi tiap silinder. Selain itu, jarak antar busi dan jarak busi ke ruang bakar juga diubah. Cara ini dilakukan agar pembakaran stabil. Sebagaimana diketahui, piston pada mesin rotary juga berfungsi sebagai ruang bakar. Kondisi ini mengakibatkan besar kemungkinan terjadi ketidaksempurnaan pembakaran saat putaran tinggi, karena piston bergerak terlalu cepat dan waktu percikan api busi tidak tepat. Lalu, untuk mengeliminasi overlap (bentroknya arus masuk BBM dengan aliran keluar sisa pembakaran), dimensi piston dan cangkangnya diperbesar.

Isyu tentang mesin rotary yang boros oli mesin juga dapat diatasi dengan mengubah dan memperbesar jalur pelumasan. Penggunaan oli lebih efisien karena dapat menjangkau area yang lebih luas ketimbang cara lama, di mana oli mesin berkumpul di satu dua titik pelumasan. Dari perubahan yang ada, bisa dipastikan terjadi kenaikan kapasitas mesin. Diperkirakan, mesin baru ini hadir dalam konfigurasi twin rotor, 800 cc x 2 (sebelumnya 654 cc x 2), dengan bahan bakar lebih hemat 20% dan menghembuskan tenaga hingga 270 hp (dari sebelumnya 260 hp).
Bayu Arya

Share:

Mengatasi Keluhan Honda Jazz dan City Siasati Suspensi dan AC

Untuk penyakit umum yang kerap dikeluhkan pemilik duet mobil kecil lansiran Honda itu, berikut kami suguhkan resepnya.

Suspensi
Salah satu kelemahan Honda Jazz dan City, adalah cukup kerasnya bantingan suspensi depan dan terlalu lembutnya bantingan suspensi belakang. Efek dari ketidaksamaan redaman suspensi ini sangat terasa bagi penumpang di kursi belakang. “Sumber dari kerasnya bantingan suspensi yaitu jarak antar ulir per yang yang cukup jauh,” jelas Alex Karnadi dari Ceper Baru, bengkel spesialis suspensi di bilangan Haji Nawi, Jakarta Selatan.

“Cara mengatasinya, pemilik dapat mengganti per depan dengan per yang berulir agak rapat. Pilihannya dapat mengambil dari per aftermarket atau per dari jenis mobil lain,” ujar Alex. “Untuk Jazz dan City lawas, per depan dapat mengambil dari milik Toyota Corolla DX, sedangkan bagian belakang dapat mengadopsi per milik Corolla Great,” tambahnya.

AC
Untuk beberapa kasus, kerap ditemukan kejanggalan saat AC Jazz atau City pertama kali dihidupkan, terlebih saat pagi hari. Sekilas terdengar bunyi seperti keran air mengalir dari lantai kabin depan ke arah kotak konsol. “Bunyi aliran air terjadi karena selang pembuangan air evaporator tersumbat,” tutur Edo, mekanik spesialias pendingin kabin dari Dwi Guna AC di daerah Haji Nawi, Jakarta Selatan. “Posisi selang yang terlalu terlalu dekat dengan fender kiri, lebih riskan tersumbat kotoran,” ujar Edo.

Meski satu platform dengan Jazz dan bahkan menggunakan satu merek kompresor, tapi problem AC pada City berbeda. Kebanyakan, masalah yang sering dihadapi, yaitu AC tidak dingin padahal freon baru diganti. “Masalahnya terletak pada kompresor. Walaupun kompresornya satu merek dan bentuknya serupa, tapi onderdil dalamnya berbeda. Kami sering menemui masalah AC pada City terjadi karena kerusakan pada kompresor, terutama pada bearingnya. Ciri khasnya, ada freon tapi AC tidak dingin,” tambahnya.

Kalau sudah seperti itu masalahnya, tak ada pilihan lagi kecuali melakukan perbaikan kompresor. Walau begitu, Edo memberi langkah pencegahan. “Sering-sering bersihkan filter AC yang berada di dalam kabin yang terletak di dekat laci depan. Penumpukan debu dapat menganggu hisapan kompresor, lambat laun memperberat kerja alat tersebut.”

Konsumsi Bahan Bakar
Stigma hemat bahan bakar sudah melekat pada Jazz atau City, yang menjadikan mobil ini cukup laris di pasaran. Tapi, seberapa hematkah mobil ini meminum bahan bakarnya? “Konsumsi BBM dipengaruhi banyak faktor, seperti cara mengemudi, kondisi lalu-lintas, performa mesin, dan umur mobil itu sendiri. Rata-rata konsumsi BBM Jazz atau City bermesin VTEC dengan usai pakai 3-5 tahun berkisar 8 kpl (untuk dalam kota) dan 10 kpl (untuk pemakaian kombinasi),” tutur Joni Subarkat, Services Advisor dari Honda Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Kalau lebih besar dari angka tersebut, biasanya bengkel akan memeriksa kadar CO dan menyetel klep. BBM yang boros akan meningkatkan kadar CO, karena ada bahan bakar yang tidak terbakar sempurna. Sedangkan langkah kedua, lebih kepada pengaturan aliran bahan bakar,” tambahnya.

Pria ramah ini juga memberikan kiat singkat untuk melihat gejala mesin yang mulai boros meminum bahan bakar. “Perhatikan kondisi busi, normalnya (ujung pemantiknya) berwarna coklat atau abu-abu. Kalau warnanya berubah, berarti campuran udara dan bensin tidak seimbang, bisa kegemukan (kebanyakan bensin dari udara) atau terlalu kurus (lebih banyak udara ketimbang bensin),” papar Joni. Artinya, Anda perlu menyambangi bengkel Honda terdekat untuk melakukan penyetelan mesin.Tips berikut saya kutip dari www.auto-car.co.id.
Bayu Arya
Share:

Penjualan Honda Meningkat 35 Persen

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sepanjang Juli 2009 ini, penjualan Honda di tanah air mengalami peningkatan sebesar 35 persen.

Menurut Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Honda di Indonesia, peningkatan penjualan sebesar itu didongkrak oleh penjualan varian Multi Purpose Vehicle (MPV) terbaru Honda, yaitu Honda Freed. "Sebanyak 1.520 unit Honda Freed terjual di Indonesia, satu bulan setelah diluncurkan," papar Jonfis, dalam siaran pers PT HPM yang diterima Tempo, Selasa (04/08). MPV tujuh penumpang itu, diluncurkan pada akhir Juni lalu.

Dengan angka penjualan Honda Freed sebesar itu, menjadikan total penjualan Honda meningkat menjadi 3.546 unit dari 2.630 pada bulan sebelumnya.

Jonfis menambahkan, dengan peningkatan penjualan sebesar 35 persen sepanjang bulan Juli tersebut,total penjualan semua line up Honda yang berhasil dibukukan PT HPM sepanang Januari hingga Juli 2009 menjadi 18.800 unit. Diantara merek yang memberikan sumbangan besar terhadap penjualan HPM selain Honda Freed adalah, All New Honda Jazz, Honda CRV, New Honda City, serta New Honda Civic.

Sementara ihwal tingginya minat masyarakat terhadap Honda Freed, Jonfis menyebutkan,hal itu tidak terlepas dari kejelian Honda dalam memberikan jawaban atas kebutuhan dan keinginan konsumen.

"Dengan desain, fitur, serta teknologi yang menyajikan alternatif baru bagi konsumen mobil keluarga Indonesia Honda terbukti diterima dengan baik oleh konsumen. Kami berharap penjualan ini terus meningkat pada bulan-bulan mendatang," tandas dia.

Share:

Wuuiiih, Camaro Bakal Dipajang di Sency


TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengen lihat seperti apa tampang Chevrolet Camaro dari dekat? Ingat-ingat, mulai besok PT GM AutoWold Indonesia (GMAI), pemegang merek Chevrolet di Indonesia, akan menampilkan Camaro di Senayan City selama satu minggu.

Camaro 2010 merupakan satu dari tiga model Camaro selain Camaro SS dan limited edition Camaro Transformer yang memerankan Bumblebee dalam film Transformers II – Revenge of The Fallen.

Sport Coupe Chevrolet ini dinilai sebagai salah satu mobil dengan penampilan dan teknologi abad 21. Secara tampilan mobil dengan rear wheel drive (penggerak roda belakang) ini mengambil konsep generasi pertama yang diproduksi 1967 sampai 1969.

Mobil dua pintu ini punya tampilan yang kekar dan macho. Meski mobil sport namun Camaro bisa menampung empat penumpang dan kapasitas bagasi maksimal 320 liter. Camaro memiliki wheelbase 2,852 mm dan dimensi panjang 4,836 mm, lebar 1,918 mm dan tinggi 1,376 mm.

Di dapur mesin, Camaro diperkuat mesin 3.6 liter direct injection V6 dengan variable valve timing. Mesin ini menghasilkan tenaga 304 hp pada 5,900 rpm serta torsi maksimum yang mencapai 370 Nm pada 5,200 rpm. Wuuiiihhh...

Padahal di Amerika sana, Camaro dibanderol US$ 22,245 sampai US$ 33,430 atau sekitar Rp 221,57 juta sampai Rp 332,96 juta. Tapi apakah GMAI memajang Camaro karena ada niatan untuk menjualnya di Indonesia?

"Belum, ini hanya eksebisi saja. Saat ini belum ada rencana karena banyak yang harus dipersiapkan," kata Debora Amelia Santoso, Marketing dan Public Relations Director GMAI.
Share:

Honda Vario Techno dengan Kelebihan Rem Kombinasi





KOMPAS.com — Skutik Vario Techno merupakan andalan terbaru Honda untuk memperkuat line-up Honda bersaing dengan kompetitor utamanya, yaitu Yamaha, yang mengandalkan Mio. Di segmen ini, Mio telah menjadi generik untuk skuter otomatik di Indonesia.

“Kami akui itu. Konsumen kalau mencari skutik Honda menyebutnya, Mio Honda,” cerita Sigit Kumala, Senior General Manager Pemasaran dan Pengembangan Produk dari Astra Honda Motor (AHM) setelah event peluncuran Varia Techno plus dua skutik Honda lain dengan penampilan yang disegarkan, yaitu Vario Absolut Matic dan Beat.

Harga. Penampilan Vario Techno cukup menarik dan lebih dinamis dibandingkan dengan saudara dekatnya, Vario Absolut Matic. Namun, yang masih dikeluhkan wartawan saat peluncuran adalah harganya yang terlampau mahal, Rp 15.500.000.
Sampai muncul pertanyaan, “Kalau begini tak mungkin Honda mengalahkan Yamaha di segmen skutik.”

Kendati demikian, AHM punya alasan sendiri. “Harga tersebut karena adanya tambahan teknologi terbaru pada Vario ini, yaitu combi brake,” ujar Julius Aslan, Direktur Pemasaran AHM, dan kemudian diperkuat oleh Presdirnya, Miki Yamamoto.

Selain penampilan, Vario Techno mengandalkan combi brake, yaitu teknologi yang memudahkan pengendara mengoperasikan rem dengan kinerja yang lebih baik. Hanya dengan menarik tuas rem belakang (kiri) lebih dalam, maka kedua rem pada roda, depan dan belakang, akan beroperasi secara bersamaan. Kendati demikian, skutik ini tetap dilengkapi dengan rem depan yang dioperasikan oleh tuas berada di sisi kanan. Kedua rem bisa diaktifkan secara bersamaan.

Nah, pada skutik Honda lainnya, baik Vario lama yang sekarang menjadi Vario Absolut Matic dan Beat, combi brake tidak ada. Perbedaan harga antara Vario Absolut Matic dengan Techno mencapai Rp 650.000.

Penampilan. Untuk mesin, tidak ada perubahan atau perbedaannya dengan Vario Absolut. Bahkan dimensi pun tidak berbeda jauh (lihat tabel spesifikasi). Namun, yang pasti, dari depan, perubahan yang cukup mencolok adalah tameng atau tudung depan plus lampu besar, penempatan lampu sein dan tameng samping depan.

Seperti sebelumnya, Vario Techno juga menggunakan dua lampu depan. Namun, modelnya berbeda. Lampu Techno lebih sipit. Honda menyebutnya dengan “dual keen-eyes headlight”. Lampu sein berada di atas lampu besar. Di atas lampu besar dibentuk tameng dengan bentuk mirip dengan paruh buruh. Desain tameng samping depan juga berbeda.

Belakang. Lampu belakang menyatu dengan bodi, desain tajam seperti ekor itik untuk memberi kesan sporty. Lampu menggunakan tutup transparan sehingga bola lampu di dalamnya kelihatan.

Panel instrumen atau indikator baru dan dilengkapi dengan indikator lampu sein buat kanan dan kiri. Ukuran lebih besar dan di depan tengah diberi pelindung.

Juga ada tambahan pengaman pada kunci kontak, yaitu magnet otomatik yang disebut juga “auto secure key shutter”. Tutupnya dilengkapi dengan penerangan dari fosfor agar mudah melihatnya di kegelapan.

Spesifikasi Vario Techno vs Absolut

Mesin
Vario
Techno
Vario
Absolut Matic
Tipe

SOHC, 4-langkah, berpendingin cairan (air).

Diameter x langkah
50 x 55 (mm)
Volume silinder
108 cc
Perbandingan kompresi
10,7 : 1
Tenaga maks.

8.99 PS @8.000 rpm

Torsi maks.

0,86 kgf-m @6.500 rpm

Kopling
sentrifugal
Kapasitas tangki
3,6 liter
Dimensi

Panjang x lebar x tinggi (mm)

1.904 x 680 x 1.090

1.897 x 680 x 1.083

Jarak sumbu roda (mm)
1.273
Jarak terendah (mm)
133
132,5
Berat kosong (kg)
101
99,3
Suspensi
Depan
Teleskopik
Belakang

Lengan ayun, peredam kejut tunggal

Rem
Depan
Cakram, hidraulis
Belakang
Teromol
Ban
Depan
80/90-14M/C40P
Belakang
90/90-14MC/C46P
Share:

Mitsubishi iMiEV Sport 4WD: Tenaganya Listrik Murni





KOMPAS.com — Pada IIMS 2009, Mitsubishi menampilan satu mobil konsep, yaitu iMiEV Sport. Mobil listrik Mitsubishi ini berbeda dengan yang dipajang tahun lalu dan juga yang sudah dipasarkan di Jepang tahun ini.

Seperti juga mobil konsep yang dipamerkan produsen lain, iMiEV Sport sudah diperkenalkan ke publik pertama kali pada Tokyo Motor Show pada Oktober 2007. Versi terakhir mobil sport listrik dari Mitsubishi ini adalah iMiEV Sport Air yang diperkenalkan pada Geneva Auto Show, Maret lalu.

Tiga motor. Karena dirancang sebagai mobil sport dua pintu, kapasitas interiornya 2 + 2. Jok belakang hanya untuk anak kecil. Karena itu pula, bagian berlakang Sport lebih landai dibandingkan versi empat pintu.

Bagi Mitsubishi, iMiEV Sport sebagai bukti bahwa mobil listrik juga bisa dikebut. Menurut perusahaan yang memang sangat jago di bidang kelistrikan ini, iMiEV Sport dapat digenjot sampai 180 km/jam.

Sistem penggerak mobil listrik ini four wheel drive (4WD) atau bisa juga disebut sebagai all-wheel drive. Kendati demikian, hanya dua motor listrik yang langsung dipasang pada roda, yaitu di depan.

Adapun roda belakang sebagai penggerak utama, menggunakan satu motor listrik saja. Di sini, motor lebih dulu menggerakkan as roda belakang. Mitsubishi menyebut sistem iMiEV Sport ini dengan E-4WD atau Electric Power 4-Wheel Drive.

Kerja seluruh roda dikontrol oleh komputer yang disebut S-AWC (Super All Wheel Control). Sistem ini dikombinasikan dengan E-AYC (Electric Active Yaw Control), ABS dan ACS (active stability control). Dengan sistem kontrol tersebut, kemampuan mobil sport mungil ini bermanuver diyakini mantap sekali.

Fitur lain adalah sistem pemulihan atau regeneratif energi alias KERS (pada F1). Jadi, ketika mobil direm atau kecepatannya dikurangi, energi yang kinetik atau gerak mobil dan komponennya diubah menjadi listrik. Selanjutnya, energi disimpan di baterai lithium-ion.

Eksterior. Mitsubshi mengusung konsep layout belakang-tengah, sama seperti iMiEV empat pintu. Baterai ditempatkan di kolong mobil, sedangkan motor listrik, inverter, plus charger berada di bagasi.

Bodi menggunakan struktur ruang rangka yang dibuat dari aluminium. Begitu juga dengan komponen suspensi. Tujuannya membuat mobil lebih ringan. Selain gesit, penggunaan energi juga jadi efisien.

Tambahan lain adalah sel surya di atap untuk mengoperasikan AC atau sebagai tambahan energi buat baterai. Pada sisi kanan dan kiri bumper depan dipasang pula dua baling-baling yang bekerja ketika mobil direm. Adapun kaca, jenis yang bisa inframerah.

Untuk menghemat energi, untuk lampu belakang digunakan LED. Begitu juga lampu sein pada spion luar. Beberapa komponen interior, seperti karpet, door trim, panel belakang jok, dan tutup jok samping dibuat dari plastik ramah lingkungan, yang disebut Mitsubishi “green plastic” dengan bahan dasar tanaman.

Interior sport. Kabin bergaya sport dengan gril AC bulat. Interior dilengkapi dengan filter bio-clear dan deodorize (penghilang bau) serta pembangkit oksigen. Layar monitor untuk berbagai informasi berada di tengah setir yang didominasi warna biru.

Di tengah bawah dasbor, dipasang pula layar informasi status kerja mobil. Yang cukup menarik, untuk memperkuat kesan listrik atau elektronik, kedua pedal permukaan diberi motif printed circuit board seperti pada model alat elektronik.

Mitsubishi tampaknya lebih cenderung mengembangkan mobil listrik ketimbang hibrida, kendati menghadapi kendali dengan infrastruktur. Hal itu terutama ketersediaan ke stop kontak, saat mobil diparkir di mal, atau tempat lainnya.

Kalau di rumah, tak ada masalah. Tinggal, colokkan "stekker mobilo" (di belakang mobil) ke stop kontak. Baterai pun diisi lagi. Bebas polusi dan tak berisik, lagi!

Spesifikasi iMiEV
Dimensi (mm)
Panjang
3.450
Lebar
1.600
Tinggi
1.400
Jarak sumbu roda
2.550
Trek depan & belakang
1.405 & 1.405
Berat
970 kg
Sistem penggerak

Motor listrik 4WD
Kecepatan maks.

180 km/jam
Jarak tempuh
setiap pengisian

(mode 10 – 15)

200 km

Waktu pengisian
200V/ 15A
8,5 jam
100V/ 15A
17 jam
Pengisian cepat
(3-fasa,200V/50kW)
35 menit (80%)
Motor
Tipe
Magnet permanen,
motor sinkronus

Depan: motor pada roda
Belakang: satu motor
Tenaga maks.
Depan: 20 kW x 2,
Belakang: 47 kW
Torsi maks.
Depan: 250 Nm x 2,
Belakang: 180 Nm
Baterai
Tipe
Lithium-ion
Total tegangan
330 V
Setir

Rek & pinion,
power steering listrik
Suspensi
Depan
MacPherson strut
Belakang
De Dion tube
Ukuran ban

175/ 45R17
Share:

Leaf, Andalan Masa Depan Nissan Menantang Hibrida..!



KOMPAS.com — Nissan Motor Co, produsen mobil nomor tiga terbesar Jepang, Minggu (2 Agustus) lalu memulai era barunya. Perusahaan tersebut meluncurkan andalan masa terbaru untuk menghadapi penetrasi mobil hibrida, yaitu hatchback listrik, yang diberi nama Leaf.Nama tersebut dipilih karena daun adalah pemurni udara di atmosfer. Bagi Nissan, Leaf nantinya akan memurnikan mobil dari polusi atau kendaraan tanpa emisi.

Pengamat menilai, gebrakan Nissan ini merupakan upaya mereka tetap bisa bersaing dengan dua produsen utama Jepang, Toyota, dan Honda. Pasalnya, Toyota dan Honda berhasil memproduksi dan memasarkan mobil hibrida secara massal. Bahkan, Toyota, melalui Prius, sukses memasarkan mobil hibrida di Amerika Serikat dan Jepang. Sementara itu, Nissan tidak punya andalan di segmen hibrida.

Bukan eksklusif
“Kami melihat mobil listrik bukan eksklusif (niche), tetapi produk massal,” ungkap Carlos Ghosn, Presdir sekaligus CEO Nissan Motor Co.

Ia menambahkan, masalah yang dihadapi mobil listrik sekarang ini adalah kapasitas produksinya yang masih kalah dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Namun, soal kemampuan, seperti Leaf, sangat bertenaga.

“Sama dengan mobil bermesin bensin yang dilengkapi turbo. Kelebihannya tidak ada gejala turbo lag. Di samping itu, tidak perlu ganti gigi,” lanjutnya. Dalam hal ini, Nissan menggunakan "shift by wire".

Diakuinya, di masa transisi sekarang, mobil hibrida makin populer di beberapa pasar dunia. Kendati demikian, ia menilai, mobil tersebut masih eksklusif. Pasalnya, mobil hibrida baru menguasai 2 persen pasar global.

Tahun depan
Nissan Leaf sendiri baru dijual akhir tahun depan di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Ghosn sangat bangga dengan andalan masa depan ini. “Leaf adalah sukses besar Nissan. Seluruh karyawan Nissan bangga dengan mobil,” katanya.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Nissan, dimensi Leaf sama dengan Grand Livina. Tepatnya (dalam mm): Panjang 4.445, lebar 1.770, dan tinggi 1.550. Sementara itu, Grand Livina punya panjang 4.420, lebar 1.690, dan tinggi 1.595. Modelnya juga sama, hatchback! Namun, wajah Leaf lebih landai, aerodinamis, untuk meningkatkan efisiensinya.

Jarak tempuh: 160 km
Performa Leaf yang diunggulkan Nissan adalah satu kali isi baterai bisa digunakan untuk jarak 160 km (*US LA4 Mode). Baterai yang digunakan adalah lithium ion khusus dengan ukuran lebih kecil dan dilaminasi.

Berdasarkan survei yang dilakukan Nissan secara ekstensif terhadap konsumen global, mereka puas dengan kemampuan tersebut. Pasalnya, 70 persen pemakai mobil di dunia setiap harinya menggunakan mobil rata-rata 160 km. Kemampuan lainnya, beterai bisa diisi secara cepat, yaitu 30 menit sampai 80 persen.

Pengisian di rumah dengan tegangan 200 volt di Jepang membutuhkan waktu 8 jam. Kondisi tersebut cukup bila mobil digunakan kembali esok hari dengan start di pagi hari.

Performa
Baterai lithium-ion yang digunakan Nissan mampu menghasilkan tenaga 90 kW (120 PS) lebih. Sementara itu motor listriknya menghasilkan tenaga 280 kW dan torsi 280 Nm. Kemampuan ini memastikan Leaf sangat responsif, enak dikebut, dan membuat pengemudinya seperti mengemudikan mobil sport bermesin bensin. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai 140 km/jam.

Ditambahkannya, mobil ini tidak lagi dilengkapi knalpot. Saat dijalankan, mobil tidak menimbulkan suara berisik. Tidak ada emisi atau gas rumah kaca. Lantas, dengan tambahan regenerative brake system (RBS), Leaf menjadi sebuah mobil yang sangat efisien dalam hal konversi energi.

Juga dijelaskan, mobil listrik ini akan dirakit di Oppama, Jepang. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Leaf juga dibuat di Smyrna, Tennesse, Amerikat Serikat.

Sementara itu, baterai lithium-ion diproduksi di Zama, Jepang. Bila permintaan meningkat, kapasitas produksi ditingkatkan dengan mendirikan pabrik di Amerika Serikat, Inggris, dan Portugal. Yang juga sedang dilakukan, studi untuk membangunnya di negara lain.

Mantan PM Jepang
Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peresmian markas global baru Nissan di Yokohama. Ghosn mengemudikan Leaf berwarna biru langit ke panggung dengan penumpang mantan Perdana Menteri Jepang, Junichiro Koizumi, plus dua tamu lainnya.

“Hari ini kami merayakan awal bab baru dari kehidupan perusahaan kami,” ungkap Ghosn. Menurutnya, pada 2020, 10 dari kendaraan yang dibuat atau dipasarkan, 1 adalah mobil listrik.

Disewakan
Perusahaan mobil, seperti Toyota dan Volkswagen AG, juga mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang. Namun, menurut mereka, butuh waktu satu dekade untuk sampai ke kinerja seperti mobil bermesin bensin sekarang ini.

Pasalnya, harga beterai lithiun-ion masih mahal, rentang penggunaannya terbatas dan waktu pengisian yang lama, terutama bila mengandalkan teknologi baterai sekarang ini.

Nissan belum bisa mematok harga Leaf. Hanya dijelaskan, jika harga baterai lithium-ion nantinya makin murah, dipastikan harga mobil ini bisa bersaing dengan mesin bensin.
Karena masih mahal, seperti yang dilakukan oleh Mitsubishi dengan iMiEV-nya dan Toyota dengan Prius plug-in, pada tahap awal, Nissan mempertimbangkan untuk menyewakannya kepada perusahaan atau departemen pemerintah di Jepang.

Share:

458 Italia, Supercar Terbaru dan Tercanggih dari Ferrari




MARANELLO, KOMPAS.com — Ferrari memperkenalkan supercar terbarunya, yang diberi label 458 Italia. Mobil ini nantinya akan menggantikan posisi F430. Dari aspek mesin, desain, aerodinamika, pengendalian, instrumentasi, dan ergonomis, 458 total baru. Lebih menarik lagi, teknologi mesin paling canggih dengan efisiensi kerja terbaik dari seluruh produk yang pernah dibuat oleh Ferrari.

Prestasi lain yang ditoreh Ferrari pada mobil ini adalah konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Terakhir ini, tujuannya agar bisa mencapai standar CO2. Padahal, kapasitas dan tenaga yang dihasilkan mesin lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, F340.

Para pengamat menilai, 458 Italia merupakan lompatan besar Ferrari dalam bidang teknologi otomotif, terutama untuk mendapatkan performa dan standar emisi gas buang dalam sejarah perusahaan mobil kebanggaan Italia tersebut.

Sayap aeroelastis
Penampilan 458 Italia sangat berbeda dengan pendahulunya, dinilai lebih kompak dan praktis. Dimensinya: panjang 4.527 mm, lebar 1.937 mm, dan tinggi 1.213 mm. Jarak sumbu roda 2.650 mm.

Hidung mobil dilengkapi dengan sayap kecil aeroelastis yang menghasilkan downforce (daya cengkeram), ketika mobil dikebut habis. Bentuk sayap kecil ini akan berubah sesuai dengan kecepatan mobil. Pada kecepatan, aliran udara ke radiator dikurangi, sekaligus memperkecil hambatan angin. Dengan cara ini, daya cengkeram bisa dihasilkan sampai 140 kg pada kecepatan 200 km/jam.

Kemampuan mesin
Mesin V8 berkapasitas 4,5 liter mampu menghasilkan tenaga 570 PS (425 kW) dan torsi 540 Nm. Dengan tenaga dan torsi sebesar itu, 458 Italia bisa sprint 0–100 km/jam dalam waktu 3,4 detik. Tak kalah mengagumkan, Ferrari bisa sampai kecepatan top, 325 km/jam.

Mesin V8 ini merupakan produk pertama Ferrari yang menggunakan sistem injeksi langsung. Mesin ini dipasang di tengah-belakang. Ciri lain mesin, menggunakan piston kompresi tinggi. Gesekan pada jeroannya juga rendah. Inilah yang membuat mesin Ferrari terbaru ini irit, tetapi responsif dibandingkan F340.

Berdasarkan rilis Ferrari, perbandingan kompresi mesin mencapai 12,5 : 1. Mesin makin mantap kerjanya karena menggunakan poros engkol (kruk as) datar. Hasilnya, tenaga maksimal dihasilkan pada @9.000 rpm. Atau untuk setiap liter mesin menghasilkan 125 PS (94 kW). Sementara itu, torsi dihasilkan pada 6.000 rpm. Sebanyak 80 persen lebih dari torsi tersedia pada putaran 3.250 rpm.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, digunakan transmisi 7 kecepatan plus kopling ganda (dual-clutch). Transmisi ini sama dengan yang digunakan pada California.

Menurut Ferrari, kopling ganda dan injeksi langsung menurunkan emisi CO2 menjadi 320 g/km. Konsumsi bahan bakar, 13,7 liter/100 km (7,2 km/liter). Hal ini juga diperoleh berkat turunnya bobot menjadi 1.380 kg karena menggunakan sasis dari aluminium. Distribusi 42 di depan dan 58 di belakang.

Fitur lainnya adalah sistem kontrol traksi dan E-Differential dan F1-Trac. Dengan teknologi, gejala spin bisa dicegah, menjadikan Ferrari benar-benar mantap diajak berakselerasi. Untuk suspensi, depan pakai double wishbone dan belakang multi-link.

Kontrol di setir
Fitur inovatif dan dinilai sangat menarik adalah bentuk setir dan dasbor. Dalam hal ini, Ferrari memanfaatkan teknologi dan pengalamannya di F1. Hasilnya, sistem kontrol mobil bekerja dengan cepat dan presisi. Dijelaskan pula, keputusan Ferrari menggunakan sistem kontrol di setir berdasarkan masukan dari pebalap F1 mereka yang paling sukses, Michael Schumacher.

Dengan menggunakan ECU berkemampuan tinggi untuk mengontrol kerja ABS, jarak pengereman yang dihasilkan, 100–0 km/jam, 32,5 meter.

Dijelaskan pula, segmen konsumen 458 Italia berbeda dengan California. Bila California diciptakan bagi mereka yang menginginkan sportcar serbaguna, 458 Italia bagi mereka yang cuma sekali-kali ingin menguji kemampuannya di trek dan lebih sering sebagai mobil harian.

Kendati sudah diperkenalkan kepada media, 458 Italia akan ditampilkan pertama kali di depan publik di Frankfurt Auto Show September mendatang. Sementara itu, penjualan baru dilakukan awal pertengahan tahun depan.

Share:

Mobil Hibrida Vs Mobil Listrik dan Energi Alternatif



KOMPAS.com — Dalam usaha mengurangi pencemaran lingkungan atau pemanasan global, produsen mobil telah berhasil menciptakan mobil yang bisa menggunakan berbagai energi alternatif. Antara lain, hidrogen, bahan bakar gas (CNG) atau di Indonesia disebut BBG, elpiji, dan terakhir yang juga mulai populer adalah mobil listrik.Namun, di antara kendaraan tersebut, hibrida masih menjadi pilihan utama produsen. Hebatnya, hibrida bukan lagi konsep, tetapi sudah dipasarkan secara massal. Salah satu contohnya adalah Toyota Prius dan Honda Insight.

Problem
Sumber energi alternatif, seperti hidrogen, BBG, dan elpiji memang menarik. Masalahnya, untuk bahan bakar jenis tersebut diperlukan infrastruktur yang cukup mahal. Hal tersebut disebabkan sifat gas; harus dikompresi, yang menyebabkan tekanannya sangat tinggi. Akibatnya, diperlukan tangki yang berat dan juga penanganan yang khusus.

Di lain hal, mobil listrik memang sangat menarik. Problemnya, jarak tempuh untuk satu kali pengisian baterai sangat terbatas. Infrastruktur untuk mengisi ulang belum tersedia, terutama di tempat-tempat umum. Di samping itu, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai masih relatif cukup lama. Alhasil, solusi paling pas adalah hibrida.

Sumber penggerak
Berbeda dengan hibrida. Sumber penggeraknya dua, yaitu motor bakar (mesin konvensional) dan motor listrik. Kekurangan dari dua sumber penggerak hanya biaya atau harga yang lebih mahal dibandingkan dengan satu mesin saja. Di samping itu, teknologinya juga tambah rumit.

Sebaliknya, keuntungan mobil hibrida, konsumsi bahan bakarnya sangat irit. Nilai plus lainnya, ramah terhadap lingkungan. Pemilik mobil hibrida adalah orang yang ikut berpartisipasi mengurangi pemanasan global, yang sekarang ini kondisinya makin mencemaskan.

Pemilik mobil hibrida tidak akan menghadapi masalah seperti pada mobil listrik, hidrogen, BBG atau elpiji. Kondisinya sama saja dengan mobil yang digunakan sekarang ini karena menggunakan bahan bakar bensin atau diesel yang bisa diperoleh di hampir setiap SPBU.

Sumber penggerak utama mobil hibrida masih menggunakan mesin pembakaran dalam (internal combustion). Sumber energi adalah minyak (bensin atau solar). Kedua jenis bahan bakar tersebut mudah diperoleh.

Lantas, sebagai tenaga tambahan dan digunakan pada kondisi tertentu, digunakan motor listrik. Penggerak yang disebutkan terakhir memperoleh energi listrik dari baterai atau aki. Di lain hal, baterai memperoleh energi dari mesin, listrik dari rumah, dan hasil pemulihan saat rem digunakan.

Mengirit
Dalam kenyataannya, energi yang dihasilkan mesin tidak bisa digunakan semuanya untuk mengerakkan kendaraan. Sebagian energi terbuang begitu saja misalnya ke sistem pendingin, knalpot, komponen mesin, dan transmisi yang bergerak plus bergesekan.

Malah saat mobil direm, energi terbuang begitu saja. Komponen rem yang ada di roda malah jadi panas. Tepatnya, energi gerak dari mesin berubah menjadi energi panas. Nah, pada mobil hibrida masa kini, energi tersebut diambilkan lagi.

Saat mobil direm, energi kinetik diubah menjadi listrik. Caranya, pada as roda atau pada transmisi dipasangi generator. Listrik yang dihasilkan oleh generator, baik ketika mesin utama berputar, maupun saat mobil direm, diubah menjadi listrik. Selanjutnya, energi listrik tersebut disimpan di dalam baterai.

Motor listrik
Pada kondisi tertentu, bila mobil hendak tancap gas (akselerasi), mobil tidak lagi mengontrol mesin untuk menaikkan putaran. Komputer mobil akan mengontrol tenaga tambahan dari motor listrik yang memperoleh sumber energi dari baterai.

Bahkan, bila perlu, saat lalu lintas macet berat, dan jalan mobil merambat, cukup dengan memanfaatkan tenaga listrik. Mesin utama tidak perlu hidup. Kondisi tersebutlah yang membuat mobil hibrida jauh lebih irit.

Di lain hal, bila tenaga di baterai mulai berkurang, mesin utama akan berfungsi seperti mobil sekarang ini. Selain bisa digunakan untuk menempuh perjalanan jauh, tentu saja laju tersebut digunakan mengisi baterai. Malah mobil hibrida mutakhir—yang sudah menggunakan baterai lithium-ion—bisa diisi dengan cepat. Cukup dengan mencolokkan stekernya ke stop kontak rumah!

Share:

Hibrid baru 3 raksasa otomotif


Tiga pabrikan raksasa otomotif dunia General Motor, Daimler Chrysler, dan BMW mengumumkan jenis mobil hibrid terbaru yang selama ini dikembangkan bersama. Hibrid tersebut dinamakan "2 Mode Full Hybrid System". Ketiga pabrikan besar ini menargetkan akan memproduksi hibrid ini pada tahun 2007.
Yang baru dari sistem hibrid ini adalah penggabungan sistem 4 langkah transmisi dengan sistem konvensional 2 mode hibrid yang memiliki dua motor.
Share:

Canggihnya Dunia Masa Depan

Tim Peliput : Farma Dinata - Joni Suryani
Narator : Farma Dinata
Editor : Bagus Andriansari
Tayang : Rabu, 30 Juli 2008, Pukul 12.30 WIB

indosiar.com, Jakarta - Awal Juli lalu berlangsung Indonesia Internasional Motor Show 2008. Berbagai teknologi canggih di dunia otomotif bisa kita saksikan. Wah pokoknya keren-keren mulai dari mobil yang bentuknya simple hingga super canggih, sampai mobil yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Tapi yang paling menarik ada robot yang bisa diajak ngobrol.

Perkenalkan nih ini Asimo, robot humanoid yang dirancang untuk kemampuan seperti manusia. Kalau dibandingkan sama yang di film-film, Asimo memang kurang canggih. Tapi itu kan film, di dunia nyata inilah roboh humanuit sebenarnya yang pernah diciptakan manusia.

Sejak pertama kali dibikin para profesor Jepang pada tahun 2000, Asimo selalu dikembangkan supaya bisa lebih sempurna. Bisa makin luwes, kemampuan Asimo yang paling baru dapat berinteraksi dengan manusia.

Wah, canggih ya, dengan teknologi di gredit sirkuit car, asimo bisa mengenali wajah, suara bahkan membawa gerak tubuh manusia yang memungkinkannya berkomunikasi dua arah.

Asimo didatagkan jauh-jauh dari Jepang untuk ikut memeriahkan Indonesia Internasional Motor Show 2008. Pameran otomotif terbesar yang digelar di Jakarta Convention Center mulai tanggal 6 hingga 20 Juli lalu.

Biasanya acara begini juga menjadi ajang cuci mata para pengemar otomotif tanah air. Maklum selain banyak mobil keluaran terbaru, kita juga bisa lihat prototape teknologi otomotif yang mutahir.

Salah satu yang menarik perhatian juga adalah sebuah mobil prototape masa depan yang dikasih nama I-Real. I-Real yang baru diproduksi 8 unit di dunia itu merupakan mobil masa depan yang didesain untuk kapasitas satu orang.

Digerakkan pakai baterai, tenaga listriknya mampu memacu pada kecepatan 60 kilometer perjam. Uniknya, bagian body mobil ini full dibuat dari serat pohon kenaf yang hanya tumbuh di Indonesia yakni di daerah Malang dan Probolinggo.

Yang menarik dari ajang ini adalah mengemukanya isu teknologi ramah lingkungan dan hemat energi. Ya namanya harga BBM lagi tinggi, ya kan.

Misalnya yang ini, dengan teknologi Hybrid mesin mobil ini dijalankan dengan perpaduan BBM dan listrik. Konsumsi bahan bakarnya selain aman untuk lingkungan juga efisien. Soalnya bensin dipakai hanya dalam kondisi tertentu.

Konsumsi BBM nya konon satu liter bisa untuk menempuh jarak hingga 50 kilometer, wah irit banget. Kalau soal tenaga mobil ini bisa ngebut dari 0 kilometer perjam ke 60 kilometer perjam hanya dalam waktu 4 detik. Cuma masalahnya mobil jenis Hybrid di Indonesia masih mahal.

Selain jadi ajang cuci mata, Indonesia Internasional Motor Show 2008 yang berakhir tanggal 20 Juli itu juga jadi tempat sasaran mereka yang emang niat mobil. Karena sebagaimana pameran kaya gini, harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasaran. (Sup)
Share:

Mobil Canggih Gunakan Bahan Bakar Udara

PARIS - Peran minyak sebagai sumber bahan bakar utama bakal bisa digantikan. Pasalnya, dalam beberapa tahun lagi kita akan dapat merasakan kecanggihan sebuah terobosan baru dari dunia teknologi kendaraan yang bisa berjalan menggunakan tenaga udara.
Kendaraan canggih dengan kapasitas 5 tempat duduk akan segera di pasarkan. Pemasaran dari mobil ini sangat terbatas karena mengingat produksinya juga terbatas.

OneCAT, nama kendaraan tersebut sudah dirancang oleh ilmuan dan investor Prancis Guy Negre. Kendaraan tersebut berbodi kaca fiber dengan beratnya hanya 350 kilogram.

Namun harganya sangat terjangkau yaitu hanya 2.500 Euro atau Rp 33.715.000 (kurs Rp 13.486). Cara kerja bahan bakar udara dimana tekanan udara yang terdapat dalam tangki fiber karbon akan membentuk tenaga yang dapat menggerakan mesin pada mobil.

Untuk perjalanan yang jauh, compresor udara mengendalikan piston supaya dapat menghasilkan dorongan.
Negre mengatakan, karyanya ini dapat menempuh ribuan kilometer perjalanan atau sama seperti yang dilakukan oleh mobil-mobil lain. “Pembeli pertama adalah orang yang pasti mengenal atau pecinta lingkungan. Namun yang terpenting mobil ini akan lebih irit,” ujar investor dari Prancis, Guy Negre.

Negre berjanji untuk beberapa tahun ke depan akan lebih berusaha menciptakan penemuan-penemuan yang lebih hebat lagi. Untuk ciptaanya kali ini Negre bekerjasama dengan pengusaha besar India.

“Ini akan menjadi penghematan di atas pengeluaran yang total. Bayangkan kita akan dapat menyelamatkan seluruh komponen perjalanan dunia dan semua pengendara tranportasi,” tambah Negre.
Share:

Popular Posts

Recent Posts

Featured Post

MOTOR YAMAHA YANG PENSIUN

MOTOR YAMAHA YANG PENSIUN Perlahan namun pasti, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mulai meninggalkan varian skuter matik be...